Advertisement

Sunday, December 14, 2014

Belajar WML - Menyimpan & Menampilkan Data Ke Database

WAP (Wireless Aplication Protocol) merupakan teknologi yang mirip Web, akan tetapi halaman -halaman program WAP tidak dijalankan pada Browser seperti pada web. melainkan akan diaplikasikan pada Handphone (Telepon Cellular). 

Perbedaannya, pada WEB jenis pemrograman dasar yang digunakan adalah HTML, sedangkan pada WAP menggunakan pemrograman dasar yang bernama WML (Wireless Murkup Language). Dilihat dari namanya, maka jenis pemrograman WML memiliki tags-tags yang mirip dengan HTML. Teknik pemrogramannya masih menggunakan Murkup. Tentunya Anda masih ingat, bahwa semua pemrograman yang tekniknya Murkup akan memiliki struktur yang dimulai dengan Start Tag dan diakhiri dengan End Tag.

Berikut salah satu contoh program WML untuk Menyimpan & Menampilkan Data Ke Database

Ikuti langkah di bawah ini :
  • Siapkan software emulator (Openwave V7 Simulator)  untuk menjalankan program
  • Buat Database dahulu di XAMPP,dengan cara ketikkan http://localhost/phpmyadmin/, kemudian buat database dengan nama "data"
  • Buat Tabel di dalam database dengan nama "data" juga, buat beberapa field seperti pada gambar di bawah ini :

field tabel database

  • Mulai dengan membuat script-script untuk pembuatan program
  • Buat script koneksi.php

koneksi.php

  • index.php
index.php

  • simpan.php
simpan.php

  • tampil.php
tampil.php

  • simpan semua script dalam folder "acortz08techno" kemudian simpan folder tersebut di dalam folder "htdocs" pada xampp (C:\xampp\htdocs)

  • Menjalankan program
  • Jalankan Program Openwave, ketikkan pada Address Bar "localhost/acortz08techno/"

 

Keterangan :
- Gambar 1 : Halaman Form inputan yang akan di masukkan ke dalam database
- Gambar 2 : Halaman keterangan apabila data sudah berhasil di masukkan ke database
- Gambar 3 : Halaman untuk menampilkan data dari database (data yang telah di masukkan)

  • Value pada form akan tersimpan pada database, seperti di bawah ini :





Semoga artikel ini dapat membantu sobat semua dan bermanafaat ;)




Thursday, November 13, 2014

Tutorial Membuat Form & Halaman Login (PHP)



Sekarang mari kita bahas tentang bagaimana cara membuat form dan halaman login.Setiap kali belajar yang namanya PHP, mungkin selalu mencoba untuk membuat suatu halaman web yang dinamis dan mungkin untuk mengawali pembelajaran tentang proses-proses yang ada di dalam sebuah website, yang pertama mungkin bagaimna cara membuat form login serta halaman login pada sebuah halaman web.


  • Langkah 1 :
Buat terlebih dahulu Database di dalam PHPMyAdmin, seperti berikut :
- Nama Database : Acortz08 (nama database sesuaikan dengan keinginan)
Nama Tabel : login
- dan berikut  ini field-field yang ada di dalam database



  • Langkah 2 :
Insert data user yang akan mengakses halaman web, seperti berikut ini datanya :



  • Langkah 3 :
Setelah pembuatan database selesai, buat Script Koneksi.php untuk menghubungkan atau mengkoneksikan antara form login dengan database




  • Langkah 4 :
Setelah pembuatan koneksi.php selesai, selanjutnya buat halaman dan form login dengan nama file index.php




  • Langkah 5 :
Selanjutnya Pembuatan script home.php


  • Langkah 6 :
Yang Terakhir pembuatan script logout.php





  • Jalankan script di browser, dan tampilannya seperti berikut :
- Ketikkan : localhost/acortz08 (nama folder penyimpanan)
- Masukkan username dan password, sesuai dengan data yang ada di dalam database



- Jila login berhasil akan langsung membuka halaman utama (home)



- "Logout" untuk keluar dari halaman web



Semoga artikel ini bermanfaat, maaf bila dalam tutorial ini ada yang kurang. 
makasihhh :) :)







Friday, May 30, 2014

Mengatasi Lupa Password Windows 7 (Me-Resset Password Win7)

Reset Password
Lupa password/kata sandi  windows 7 merupakan permasalahan yang menyebalkan dan bikin kesel,, bener ga gan ??  sehingga kita tidak bisa masuk dan tidak bisa mengoprasikan PC/Laptop kita yang terpassword.
Bagi Sobat blogger, permasalahan seperti itu bisa di tangani dengan mudah dan tak perlu khawatir, gelisah dan marah2 terus ya. :D karena penulis akan menjelaskan bagaimana cara Me-Resset Password Windows 7 dengan menggunakan DVD/USB Installer Windows 7.



Langkah-langkah :
  • Siapkan Installer Windows 7, bisa dengan menggunkan DVD maupun USB Installer (Flashdisk)
  • Kemudian atur pengaturan booting DVD atau Flashdisk di PC/Laptop sobat, masuk ke BOOT di BIOS. lalu save dan restart
  • Tunggu hingga masuk ke booting  Installer Windows 7 dan tampil startup, NEXT saja untuk bahasa dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini :
  • Klik "Repair your computer" pada jendela installer
  • Tunggu hingga tampil seperti berikut : 
  • Klik pada "Command Prompt", kemudian akan muncul jendela Command Prompt
  • Selanjutnya, ketik perintah ini untuk membackup "file sticky keys" yang asli :  copy c:\windows\system32\sethc.exe c:\
  • Kemudian copy file "cmd.exe" di atas file exe dari sticky keys tadi seperti ini: copy c:\windows\system32\cmd.exe c:\windows\system32\sethc.exe

  • Sekarang reboot/restart PC/Laptop dan Cabut DVD/USB Installer Sobat


Me-Resset Password Windows 7
  • Setelah restart, maka akan masuk ke Login Screen
  • Tekan Tombol "SHIFT" 5 Kali, maka akan muncul Command Prompt pada administrator mode
  • Untuk Me-resset password-nya, Ketikkan perintah Command Prompt dibawah ini: net user [user] [newpassword]
  • Kebetulan nama USER di Laptop saya yaitu Acortz, dan saya akan membuat Password Baru yaitu newpassword (default), Password bisa di sesuaikan dengan keinginan sobat

  • Jika sudah tampil "The command complete succesfully" artinya Pe-Ressetan Password Success dan Berhasil :) :D
  • Langkah terkahir yaitu mengembalikan file sethc.exe yang di backup tadi, langkahnya dengan mem-booting kembali DVD/USB Installer Windows 7 dan masuk ke Command Prompt, lalu ketikkan perintah berikut : copy c:\sethc.exe file ke c:\windows\system32\sethc.exe


Selamat Mencoba dan Semoga Berhasil . . :D ;)







Tuesday, April 29, 2014

System Registry

Selama ini banyak orang mengetahui dan melihat serta mengatur atau mensetting System Registry, tapi apakah anda mengetahui apa itu system registry?

DEFINISI: 9x/NT/2000/ME/XP Windows Registry adalah sebuah kompleks terpadu, sistem yang luas, terus direferensikan selama operasi database, digunakan untuk pusat menyimpan, mencari, mengedit dan administrasi sistem, perangkat keras, perangkat lunak dan pengguna informasi konfigurasi, berikut ini struktur hirarkis.

Ini diperkenalkan untuk menggantikan teks / ASCII berbasis MS-DOS konfigurasi (BAT,.. SYS) dan MS Windows inisialisasi (. INI) file.

Struktur Registry di windows 9X berbeda dari Windows NT, 2000 dan XP.

Windows 95/98/ME: Dalam sistem operasi Registry disimpan dalam 5 file, yang tersembunyi, atribut Read-hanya untuk tujuan menulis-perlindungan, biasanya terletak di folder%WinDir%  (default adalah C: \ Windows).

  • SYSTEM.DAT = Penyimpanan informasi hardware dan pengaturan perangkat lunak terkait dengan sistem itu berada, yang terdapat dalam (HKEY_CLASSES_ROOT = Windows 95 dan 98 saja) dan kunci HKEY_LOCAL_MACHINE Hive.
  • USER.DAT = Penyimpanan pengguna khusus dan pengaturan perangkat lunak yang terdapat dalam kunci HKEY_CURRENT_USER Hive. Jika lebih dari satu pengguna, maka profil beberapa pengguna memungkinkan setiap pengguna memiliki USER.DAT sendiri dengan file terpisah, yang terletak di %WinDir%\Profil\%UserName%. Ketika user log on, Windows OS (turun) beban kedua file USER.DAT: satu dari mesin lokal %WinDir% (pengaturan pengguna global), dan yang paling baru dari mesin lokal %WinDir%\Profil\%UserName%, atau dari pusat (host) server jika profil pengguna berada di jaringan (pengaturan pengguna lokal).
  • CLASSES.DAT = terus-menerus menyimpan data yang terkandung dalam kunci HKEY_CLASSES_ROOT Hive, ditemukan hanya pada Windows ME.
  • SYSTEM.DA0 dan USER.DA0 = otomatis dibuat backup SYSTEM.DAT dan USER.DAT dari startup sukses terakhir GUI Windows, dan ditemukan hanya pada Windows 95
Pada Windows NT/2000/XP: Pendaftaran Database terkandung dalam 5 file terletak di %SystemRoot%\System32\Config folder (default adalah C:\Winnt\System32\ Config untuk Windows NT/2000 atau C:\ Windows\System32\ konfigurasi untuk Windows XP):
  • DEFAULT = Menyimpan HKEY_USERS\.Default key.
  • SAM = Menyimpan HKEY_LOCAL_MACHINE\Sam key.
  • SECURITY = Menyimpan HKEY_LOCAL_MACHINE\Security key.
  • SOFTWARE = Menyimpan HKEY_LOCAL_MACHINE\Software key.
  • SYSTEM = Menyimpan HKEY_LOCAL_MACHINE\System key and the HKEY_CURRENT_CONFIG Hive key,
  • file ini terletak di folder %SystemRoot%\Profil\%UserName% :
  • NTUSER.DAT dan USRCLASS.DAT (Windows XP) = menyimpan kunci HKEY_CURRENT_USER Hive,
Editing Registry

Selalu pastikan bahwa Anda tahu apa yang Anda lakukan saat mengubah registry atau hanya satu kesalahan kecil dapat menyebabkan crash keseluruhan sistem. Itu sebabnya selalu lebih baik untuk kembali ke sebelumnya, atau buat backup system regystry anda!

Untuk melihat registri (atau untuk kembali semula), Anda perlu menggunakan software Registry Editor. Ada dua versi dari Registry Editor:
  • Regedit.exe (Windows 95/98/ME/NT/2000/XP) = terletak di %WinBootDir% (%SystemRoot%) memiliki menu yang paling dan lebih banyak pilihan untuk item menu. Anda dapat mencari kunci dan subkunci dalam registri.
  • Regedt32.exe (Windows NT/2000/XP) = terletak di %SystemRoot%\System32, memungkinkan Anda untuk mencari senar, nilai-nilai, kunci, dan subkunci. Fitur ini berguna jika Anda ingin mencari data tertentu.
Struktur Registry

Untuk kemudahan penggunaan, Registry dibagi menjadi lima struktur terpisah yang mewakili database Registry secara keseluruhan. Kelima kelompok ini dikenal sebagai Keys, dan akan dibahas di bawah ini:

1. HKEY_CURRENT_USER

Kunci registri ini berisi informasi konfigurasi untuk pengguna yang sedang login Pengguna folder, layar warna, dan pengaturan Control Panel disimpan di sini. Informasi ini dikenal sebagai Profil Pengguna.

2. HKEY_USERS

Dalam WindowsNT 3,5 x, profil pengguna yang disimpan secara lokal (secara default) di systemroot\system32\config directory. Dalam NT4.0, mereka disimpan di systemroot\profiles directory. Khusus informasi Pengguna disimpan di sana, serta umum, sistem informasi pengguna yang luas.

3. HKEY_LOCAL_MACHINE

Kunci ini berisi informasi konfigurasi tertentu ke komputer. Informasi ini disimpan dalam systemroot\system32\config directory sebagai file sistem operasi terus-menerus, dengan pengecualian tombol perangkat keras dinonaktifkan.

4. HKEY_CLASSES_ROOT

Informasi yang disimpan di sini digunakan untuk membuka aplikasi yang benar ketika file dibuka dengan menggunakan Explorer dan untuk Object Linking dan Embedding. Hal ini sebenarnya sebuah jendela yang mencerminkan informasi dari subkey HKEY_LOCAL_MACHINE\Software.

5. HKEY_CURRENT_CONFIG

Informasi yang terdapat dalam kunci ini adalah untuk mengkonfigurasi pengaturan seperti perangkat lunak dan driver perangkat untuk memuat atau resolusi layar digunakan. Kunci ini memiliki perangkat lunak dan sistem subkunci, yang melacak informasi konfigurasi.

REG File

REG file, Yang dapat di tulis dalam bentuk :
  • Teks biasa / format ASCII pada Windows 95/98/ME dan NT/2000/XP atau
  •   Format biner pada Windows 2000/XP.
      REG file teks dapat. Dengan mudah dilihat/dibuat/diedit dengan tangan menggunakan teks apapun/ASCII editor, seperti Notepad. Tujuannya adalah untuk menambah, mengubah atau menghapus Registry (Sub) Tombol dan / atau Nilainya.

Cara Me-Reset Printer Epson T13 Dengan Aplikasi

Para pengguna Printer Epson T13 pasti banyak yang mengalami permasalahan  berikut yaitu Printer tidak bisa  digunakan dan ada peringatan/pemberitahuan "General Error" hal tersebut karena tidak terdeteknya tinta dan khususnya tinta warnanya.

Sebelumnya Saya telah menjelaskan tentang mengatasi "General Error" pada printer epson T13 dengan cara melepas Catridge pada artikel berikut Mengatasi Printer EPSON T13 "General Error"



Apabila cara di atas masih belum bisa, coba cara kedua yaitu dengan cara MERESET Printer T13 Sobat, dengan menggunakan Aplikasi Resetter Epson T13. Ikuti Langkah berikut :
  • Apabila belum memiliki Aplikasi Resetternya bisa Download terlebih dahulu disini >> Download
  • Sebelum Menjalankan Aplikasi Resetter 
  • Note : Matika AntiVirus Terlebih Dahulu, karena resetter T13 ini dideteksi sebagai virus oleh antivirus
  • Jalankan program resetter Epson T13 dengan double klik di "AdjProg.exe"
  • Kemudian ikuti gambar berikut ini :

Keterangan Gambar :
  1. Klik "Accept" 
  2. Klik "Select" Untuk Memilih Model, Destination, Serta Port Printer Epson (Pilih Seperti Pada Gambar)
  3. Klik "Particular Adjusment Mode"
  4. Pilih "Waste Ink Pad Counter"
  5. Klik "OK"
  6. Klik "Check" Terlebih Dahulu, NOTE :  Check : digunakan untuk cek counter yang maksimal 7800 point, anda dapat melihatnya di main pad counter. Kalau lebih atau mendekati 7800 point berarti printer perlu di reset
  7. Centang Pada "Main Pad Counter"
  8. Centang Pada "FL Box Counter"
  9. Klik "Initialization ",  NOTE :"Initialization : digunakan untuk mereset atau mengenolkan kembali counter printer
  10. Klik "Finish"
  11. Setelah selesai matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus T13 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.


Epson




Setelah selesai roses Resetter :
Matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus T13 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.

Semoga Artikel Ini bermanfaat dan Dapat menyelesaikan Permasalahan Sobat :)



Mengatasi Printer EPSON T13 General Error

General Error

Para pengguna Printer Epson T13 pasti banyak yang mengalami permasalahan  berikut yaitu Printer tidak bisa  digunakan dan ada peringatan/pemberitahuan "General Error" hal tersebut karena tidak terdeteknya tinta dan khususnya tinta warna hitam/tinta dasar.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut :



  1. Tekan 1 kali tombol RESET (lampu indokator merah) sampai catridge berjalan ketengah
  2. Setelah catride jalan ke tengah, kemudian lepas catridge (Hati-hati dalam melepas catridge )
  3. Kemudian matikan printer terlebih dahulu
  4. Nyalakan kembali kemudian tekan tombol RESET 1 kali, lalu pasang catridge kembali (Hati-hati dalam memasang catridge ) dan tekan tombol RESET lagi sebanyak 4 kali.
  5. Jika lampu indikator printer sudah nyala hijau maka printer sudah siap dipakai atau blinkingnya sudah hilang
Apabila cara di atas masih belum bisa, coba cara kedua yaitu dengan cara MERESET Printer T13 Sobat, Caranya bisa di lihat pada Artikel Mengatasi Printer EPSON T13 "General Error" Dengan Aplikasi


Semoga Artikel ini dapat membantu sobat :)


Mengatasi Monitor Yang Nge-Blank


Blank
Sewaktu anda menyalakan PC dirumah, CPU komputer bisa menyala, namun monitor menampilkan no signal (alias tidak ada data ke monitor). Kondisi ini ditandai dengan :
  1. CPU menyala namun tidak bersuara
  2. CPU menyala dan bersuara beep berulang kali



Kedua kondisi di atas, bukan masalah kerusakan hardware (mudah-mudahan), namun lebih diakibatkan karena electric shock atau kondisi komponen kurang terpasang dengan baik.

Kondisi pertama, penyebabnya electric shock sehingga dapatlah kiranya dicoba langkah berikut ini : 
  1. Tempatkan CPU ditempat yang cukup
  2. (kondisi komputer terhubung ke sumber listrik) Buka cover casing komputer
  3. Cari jumper CMOS Clear, (ciri : biasanya memiliki 3 kaki, posisi : biasanya dekat dengan batere CMOS, biasanya memiliki tulisan CMOS Clear)
  4. Kondisi normal kaki 1 dan kaki 2 dihubungkan oleh jumper, cabut jumper tersebut dan pindahkan agar kaki 2 dan kaki 3 terhubung oleh jumper.
  5. Tekan tombol power CPU 1 kali untuk mengembalikan data BIOS ke sebelum ada masalah (komputer tidak akan bereaksi)
  6. Cabut jumper dan kembalikan lagi ke posisi kaki 1 dan kaki 2 terhubung oleh jumper
  7. Silahkan nyalakan komputer anda

CMOS Clear juga dapat digunakan untuk menghapus password BIOS yang mungkin anda lupa passwordnya.

Kondisi kedua, penyebabnya posisi memori atau VGA Card tidak terpasang dengan baik. Sehingga dapatlah kiranya dicoba langkah berikut ini : (gunakan alas kaki supaya badan anda tidak terhubung ke lantai)
  • Tempatkan CPU ditempat yang cukup
  • (kondisi komputer terhubung ke sumber listrik) Buka cover casing komputer
  • Cari komponen memori (bentuknya pipih panjang), tekan dengan sedikit digoyang (goyang secukupnya )
  • Cari komponen VGA Card (komponen ini terhubung ke monitor sebagai pengirim data), tekan dengan sedikit goyang (ini juga goyang secukupnya )
  • Silahkan nyalakan komputer anda




Semoga Bermanfaat :D


Alasan Komputer Wajib Shutdown


Setiap kali kita menggunakan komputer, setelah selesai harus melakukan proses shut Down. Nah, biasanya kita kadang suka males nungguin proses shutdown yang agak lama, jadi langsung kita cabut aja dari stop kontaknya Nah bagi yang pernah kayak gitu mending baca ini dulu deh..

Bila kita terlalu sering mematikan komputer dengan cara mematikan hubungan listrik ke komputer
tanpa melakukan proses Shut Down, ada beberapa kendala yang akan terjadi :

1. Pada saat proses shutdown komputer akan meregistrasi ulang komponen komputer yang terpakai (digunakan) dan software serta data yang dipakai atau yang di delete. Kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka komponen atau software serta data yang digunakan tidak dapat disimpan kedalam registrasi, sehingga bila terjadi masalah pada komputer maka komputer tidak dapat mengadakan system recofery berdasarkan tanggal atau waktu yang di tetapkan.

2. Pada saat proses shutdown, processor memberikan perintah kepada bios untuk menghentikan segala pekerjaan2 komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal, tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer.

3. Pada saat proses shutdown fan komputer akan bekerja duakali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak.


4. Pada saat proses shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak.

5. Pada saat proses shutdown hardisk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registrasi komputer, kemudian haed hardisk akan kembali keposisi awal (keposisi tidak membaca hardisk), kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head hardisk berada di tengah2 silinder hardisk, sehingga pada saat dihidupkan kembali head komputer dapat merusak silinder hardisk sehingga terjadi Band sector hardisk, lama kelamaan akan menyebabkan hardisk rusak.

Itulah sebabnya mengapa pada saat proses shutdown komputer lama untuk mati. Oleh sebab itu hendaknya jika mematikan komputer harus melakukan proses shutdown bila kita tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer kita baik softwarenya maupun hardwarenya.


Pemrograman Swing 2

Swing merupakan library java yang digunakan untuk menciptakan Graphic User Interface (GUI) yang berbasis cross platform atau OS independent. User Interface yang dibangun dengan Java Swing dapat dijalankan pada sistem operasi apa saja yang mendukung Java dengan tampilan yang relatif sama, bahkan dapat menyerupaiuser interface  Windows XP, Mac OS, atau Linux.

JComponent adalah kelas dasar (base class) untuk semua komponen swing seperti JLabel, JTextfield, JComboBox, JListBox, JPanel dan lain-lain kecuali kelas-kelas wadah (swing container class) level atas seperti JFrame, JDialog dan JApplet.
  • JRadioButton adalah komponen yang digunakan ketika pengguna perlu memilih satu diantara beberapa pilihan.
  • JComboBox juga merupakan komponen yang digunakan untuk memilih satu diantara sekian banyak pilihan yang berbentuk semacam TextField dan ada panah ke bawah.
  • JList adalah implementasi swing generic dari komponen list, Dalam mode pemilihan secara default, anda bisa memilih lebih dari satu dengan melakukan klik dangan mouse sementara menekan tombol modifier (shift untuk pemilihan tunggal atau secara batasan tertentu dan berkelanjutan, ctrl untuk pemilihan tanpa berkelanjutan). JList tidak menyediakan kemampuan untuk scroll, tetapi bisa di tambahkan viewport dari JScrollPane untuk mendukung scroll.

Pemrograman Swing 2

Untuk Contoh Programnya Bisa Download Disini



Sekian Dari Penulis,, Semoga Dapat Membantu dan menambah pengetahuan kita. :)



Pemrograman Swing


Swing merupakan alternative lain untuk mengimplementasikan pemrograman window. Walaupun di implementasikan berdasarkan kelas AWT, swing tidak menggunakan komponen yang terdapat pada AWT, sehingga tampilan komponen dalam swing tidak bergantung pada system window local. Pada swing terdapat Jcomponent daintaranya JtextField, JtextArea, JcheckBox, dan masih banyak lainnya.
  • JTextField merupakan kelas yang berguna untuk menciptakan objek yang ditujukan untuk memasukkan data satu baris. Daftar konstruktor JtextField : 

  • JTextArea merupakan kelas yang memungkinkan menyajikan teks yang terdiri dari beberapa baris.

  • JCheckBox merupakan komponen yang biasa digunakan untuk memilih salah satu pilihan di antara 2
Pemrograman Swing

Screenshoot Contoh Program Swing :





Untuk Contoh Programnya Bisa Download Disini



Sekian Dari Penulis,, Semoga Dapat Membantu dan menambah pengetahuan kita. :)